Hikmah Kesulitan Ekonomi

Pdt. Dr. Paul Gunadi

Artikel ini membahas cara memandang kesulitan ekonomi dari sudut pandang Tuhan dan bagaimana hal tersebut mengajarkan kita untuk bergantung pada-Nya.

Artikel ini membahas tentang hikmah atau sisi positif dari kesulitan ekonomi yang mungkin dialami seseorang. Penulis menekankan bahwa kesulitan ekonomi bukanlah tanda Tuhan meninggalkan kita, melainkan sebuah kesempatan untuk belajar dan bertumbuh.

Pertama, kesulitan ekonomi dapat mengajarkan kita untuk lebih bersandar kepada Tuhan. Seperti kisah Naomi, Rut, dan janda di Sarfat, Tuhan selalu menyediakan kecukupan bagi anak-anak-Nya, meskipun tidak selalu dalam bentuk kekayaan.

Kedua, kesulitan ekonomi dapat memperkuat iman kita kepada Tuhan. Saat kita belajar untuk percaya kepada-Nya di tengah kesulitan, iman kita akan bertumbuh dan kita akan mengenal Tuhan lebih dalam.

Terakhir, kesulitan ekonomi dapat menumbuhkan rasa empati dan belas kasihan kita terhadap orang lain yang sedang mengalami hal serupa. Pengalaman pribadi membuat kita lebih memahami penderitaan orang lain dan mendorong kita untuk saling menolong.

Family Chatbot

Online